Notifikasi :

1. Hello selamat datang Website kami.

2. Jangan lupa komentar dan saran.

  • Posted by : Taufiq Sejati Friday, February 28, 2014

    Daftar Orang Terkaya di Dunia 2014

    http://25.media.tumblr.com/95cc620f1c541e2492fc9a003d180f36/tumblr_mwxn0xuMpE1s4bcbxo1_1280.jpg
    Situs Bloomberg baru saja merilis 200 daftar orang terkaya di dunia 2014. Dari situs itu Bill Gates dinobatkan sebagai orang terkaya pertama, ia berhasil mengalahkan Carlos Slim Helu yang duduk diposisi ke dua.

    Berikut ini adalah daftar 10 orang terkaya di Dunia 2014 :

    1. Bill Gates (Microsoft) : US$ 129,1 miliar
    2. Carlos Slim (America Movil) : US$ 71,6 miliar
    3. Amancio Ortega (Zara) : US$ 63 miliar
    4. Warren Buffet (Berkshire Hathaway) : US$ 58,4 miliar
    5. Ingvar Kamprad (IKEA) : US$ 50 miliar
    6. Charles Koch (Koch Industries) : US$ 49,3 miliar
    7. David Koch (Koch Industries) : US$ 49,3 miliar
    8. Larry Ellison (Oracle) : US$ 38,5 miliar
    9. Christy Walton (Wal-Mart) : US$ 38,5 miliar
    10 Jim Walton (Wal-Mart) : US$ 36,8 miliar

    Dari keseluruhan daftar orang terkaya di dunia 2014 tersebut, dari Indonesia hanya terdapat satu orang. Adalah Eka Tjipta Widjaja yang merupakan pemilik dari Golden Agri-Resources.

    Eka Tjipta berada di peringkat ke-179. Eka Tjipta atau Oei Ek Tjhong lahir di Fujian, provinsi China. Ia pindah bersama ayahnya pada usia 7 tahun. Eka Tjipta berprofesi sebagai penjual biskuit kala remaja. Kemudian ia membuka bisnis penjualan kopra setelahnya.

    Eka Tjipta mengembangkan usahanya ke arah minyak kelapa dan perkebunan kelapa, termasuk kelapa sawit. Pria yang memiliki anak hingga 40 orang ini akhirnya membuat Sinar Mas Group di Jakarta yang fokus mengembangkan minyak sawit, kertas hingga jasa keuangan dan properti.

    Tahun 1996, Eka Tjipta mendirikan Golden-Agri Resources yang mengendalikan pabrik minyak kelapa sawit dan terdaftar di bursa efek Singapura.

    Namun pihak Sinar Mas sendiri malah membantah kabar ini. Manajemen Sinar Mas merasa perlu meluruskan beberapa hal terkait hasil riset dan survei yang menelurkan Bloomberg Billionaires Index tersebut.

    Pertama, Sinar Mas bukanlah sebuah perusahaan induk (holding company) sehingga tidak pernah mengeluarkan laporan keuangan secara terintegrasi yang meliputi seluruh pilar bisnis yang ada.

    Sinar Mas adalah sebuah brand yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan dengan nilai korporasi dan sejarah yang sama, namun masing-masing dari mereka independen dengan manajemen tersendiri.

    Perusahaan-perusahaan ini dikelompokkan ke dalam enam pilar bisnis yang terdiri atas pulp dan kertas, agribisnis dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi, serta energi dan infrastruktur.

    Sebagian besar perusahaan yang berada di sana berstatus perusahaan terbuka yang terikat oleh prinsip corporate governance, serta regulasi dan ketentuan dari pemerintah Indonesia.

    Kedua, Eka Tjipta Widjaja sejak tahun 2004 memutuskan untuk berkonsentrasi pada kegiatan sosial dan tidak terlibat dalam pengelolaan atau duduk dalam struktur manajemen perusahaan yang ada dalam pilar bisnis Sinar Mas.

    "Jika terdapat sebuah lembaga yang mengeluarkan hasil perhitungan secara menyeluruh atas aset Sinar Mas, jelas terjadi sebuah kekeliruan di sana mengingat Sinar Mas bukanlah sebuah perusahaan induk. Selain itu Eka Tjipta Widjaja sendiri sejak lama tidak lagi terlibat dalam pengelolaan perusahaan yang berada di bawah brand Sinar Mas, sehingga menempatkan beliau peringkat orang terkaya juga kekeliruan,” ungkap Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto.

  • Copyright © 2017 - KIRITO-LOVERZ

    KIRITO-LOVERZ - Powered by Blogger - Designed by CUCU Taufiq Sejati