Notifikasi :

1. Hello selamat datang Website kami.

2. Jangan lupa komentar dan saran.

  • Posted by : Taufiq Sejati Friday, February 11, 2011

    http://i831.photobucket.com/albums/zz234/taufiqsejati/clip_image002.gif 
    http://i831.photobucket.com/albums/zz234/taufiqsejati/clip_image001.gif
    HATI

        Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh yang terletak di bagian kanan atas rongga perut. Hati selain berfungsi dalam sistem pencernaan juga berfungsi dalam sistem ekskresi yaitu menghasilkan empedu secara terus – menerus yang ditampung dalam kantung empedu. Hati setiap hari menghasilkan empedu sebanyak 800 – 1000 mL. Empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesterol, fosfolipid(listin), zat warna(pigmen) empedu(biliruban dan biliverdin), dan beberapa ion.
        Empedu berasal dari penghancuran hemoglobin eritrosit yang telah tua(berumur 120 hari). Hemoglobin dalam eritrosit akan diuraikan menjadi hemin(kristal), zat besi, dan globin. Zat besi dan globin akan disimpan di dalam hati, kemudian dikirim ke sumsum tulang merah untuk pembentukan antibodi atau hemoglobin baru. Sedangkan hemin akan dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin yang merupakan zat warna bagi empedu dan mengandung warna hijau biru. Zat warna tersebut di dalam usus akan mengalami oksidasi menjadi urobilin sehingga warna veses dan urin menjadi kekuningan. Empedu berfungsi untuk mencerna lemak, mengaktifkan lipase, berperan pada absorpsi lemak dalam usus halus, mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air, dan pembentukan urea.
        Jika sel tubuh kelebihan asam amino, maka asam amino tersebut akan mengalami deaminasi. Deaminasi merupakan pemindahan gugus amin(-NH) dari asam amino. Deaminasi mengakibatkan terkumpulnya amonia yang bersifat racun. Hati dengan bantuan enzim arginase akan mengubah arginin(salah satu asam amino esensial) menjadi oritin dan urea.
        Sari-sari makanan yang kita makan dibawa dari Usus Halus melalui Vena Porta dan ke Hati. Sari-sari makanan ini dioksidasi dengan bantuan oksigen yang dibawa dari Aorta melalui Arteri pada hati. Setelah dioksidasi sari-sari makanan ini menghasilkan zat sisa berupa Urea. Urea ini dibuang oleh hati menuju Ginjal melalui Arteri Pulmonalis untuk selanjutnya diproses oleh Ginjal untuk diekskresikan.

  • Copyright © 2017 - KIRITO-LOVERZ

    KIRITO-LOVERZ - Powered by Blogger - Designed by CUCU Taufiq Sejati